BFC,PANGKAL PINANG – Mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Juhaini menghadiri rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah oleh Kemendagri lewat Zoom Meeting di SRC, Senin, (7/7/2025).
Juhaini menyampaikan bahwa Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, menekankan tiga poin utama dalam arahannya, yakni pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, serta percepatan pembangunan tiga juta rumah.
“Secara nasional, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan pertama tahun ini berada di angka 4,87 persen, menempati peringkat keempat dari 24 negara G20 dan juga keempat dari sebelas negara ASEAN. Target nasional kita masih di 5,3 persen,” ungkap Juhaini
Terkait inflasi, Juhaini menjelaskan bahwa inflasi Kota Pangkalpinang tercatat sebesar 0,96 persen, masih berada di bawah target nasional yaitu plus-minus 2,5 persen.
Ia juga menegaskan bahwa percepatan serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Komponen terbesar dalam pembentukan pertumbuhan ekonomi adalah belanja pemerintah. Karena itu, kami terus berupaya meningkatkan serapan anggaran APBD agar sesuai target. Untuk triwulan pertama, kami menargetkan serapan minimal di atas 42 persen,” jelas Juhaini.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Selain itu, pihaknya juga mendukung penuh program percepatan pembangunan nasional, seperti program pembangunan 3 juta rumah yang digagas pemerintah pusat.
Tito menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara nasional saat ini berada di angka 4,87 persen, masih di bawah target minimal sebesar 5,3 persen. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Provinsi Babel dilaporkan baru mencapai 4,60 persen.
“Untuk mencapai target nasional, dibutuhkan kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk optimalisasi kawasan industri dan percepatan realisasi anggaran,” kata Tito.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga meminta setiap kepala daerah segera membentuk Tim Pengendalian Pertumbuhan Ekonomi, serupa dengan Tim Pengendalian Inflasi yang sudah berjalan, guna mempercepat laju ekonomi di daerah masing-masing.(red)






