{"id":6232,"date":"2025-12-18T12:51:55","date_gmt":"2025-12-18T05:51:55","guid":{"rendered":"https:\/\/babelfaktual.com\/?p=6232"},"modified":"2025-12-18T12:51:55","modified_gmt":"2025-12-18T05:51:55","slug":"jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/","title":{"rendered":"Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan"},"content":{"rendered":"<p>OPINI ,BFC &#8212; Angka 404 dalam dunia digital berarti error, halaman tidak ditemukan.<br \/>\nNamun ketika angka itu melekat pada perilaku seorang jurnalis, maknanya jauh lebih memalukan, etika tidak ditemukan, integritas menghilang, dan martabat profesi tersesat.<\/p>\n<p>Jurnalis 404 bukan sekadar istilah satire. Ia adalah potret buram praktik jurnalistik yang menyimpang, ketika berita tidak lagi menjadi sarana pencarian kebenaran, melainkan sekadar umpan untuk membuka pintu negosiasi, intimidasi, dan transaksi.<br \/>\nUjungnya satu: cuan.<\/p>\n<p>Tidak ada yang salah dengan mencari nafkah. Tetapi ketika profesi mulia ini direduksi menjadi alat tekanan dan tawar-menawar, maka yang runtuh bukan hanya nama pribadi, melainkan kepercayaan publik terhadap pers secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Ironisnya, sebagian oknum justru seperti kecanduan 404. Mereka tahu itu salah, tahu itu hina, namun tetap melakukannya.<br \/>\nSeolah tidak ada rasa malu berdiri di atas papan bertuliskan \u201c404\u201d, sambil menyebut diri sebagai wartawan.<\/p>\n<p>Padahal Aturan Sudah Jelas<br \/>\nDalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pasal 6 menegaskan fungsi pers:<br \/>\nmemenuhi hak masyarakat untuk mengetahui, menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, serta mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar.<\/p>\n<p>Praktik 404 jelas mengkhianati fungsi tersebut.<br \/>\nLebih tegas lagi, Kode Etik Jurnalistik (KEJ) menyatakan:<\/p>\n<p>\u2022 Pasal 2: Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional.<br \/>\n\u2022 Pasal 4: Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.<br \/>\n\u2022 Pasal 6: Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap.<br \/>\nApa itu 404 jika bukan penyalahgunaan profesi?<br \/>\nApa itu 404 jika bukan suap yang dibungkus ancaman pemberitaan?<br \/>\nLalu, Di Mana Sanksinya?<br \/>\nPertanyaan paling menyakitkan justru muncul di sini:<br \/>\nDi mana organisasi pers?<br \/>\nDi mana Dewan Pers?<br \/>\nDi mana rasa tanggung jawab kolektif menjaga marwah profesi?<br \/>\nSeharusnya, oknum jurnalis penikmat 404 layak dikenai sanksi tegas, mulai dari:<br \/>\n\u2022 Teguran keras dan terbuka oleh organisasi pers.<br \/>\n\u2022 Pencabutan kartu keanggotaan organisasi.<br \/>\n\u2022 Rekomendasi pencabutan kompetensi wartawan.<\/p>\n<p>\u2022 Jika mengandung unsur pemerasan atau gratifikasi, diproses secara hukum pidana, bukan lagi sekadar etik.<br \/>\nPembiaran hanya akan melahirkan generasi wartawan baru yang menganggap 404 sebagai hal lumrah, bahkan normal. Ini jauh lebih berbahaya daripada satu-dua oknum nakal.<\/p>\n<p>Menjaga Pers, Menjaga Harga Diri<br \/>\nPers tidak akan hancur karena kritik. Pers justru hancur karena diam terhadap kebusukan di tubuhnya sendiri.<br \/>\nJika organisasi pers buta dan tuli terhadap praktik 404, maka yang sedang dipertaruhkan bukan sekadar reputasi, tetapi masa depan jurnalisme itu sendiri.<\/p>\n<p>Semoga tidak banyak wartawan yang tergelincir dan menjadi anggota abadi 404.<br \/>\nKarena pada akhirnya, bukan publik yang akan bertanya,<br \/>\nmelainkan nurani sendiri:<br \/>\nMasihkah pantas menyebut diri wartawan, jika etika saja tak ditemukan? MALUBLNYA DIRIK. (red).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>OPINI ,BFC &#8212; Angka 404 dalam dunia digital berarti error, halaman tidak ditemukan. Namun ketika angka itu melekat pada perilaku seorang jurnalis,<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":6234,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-6232","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan - babelfaktual<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan - babelfaktual\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"OPINI ,BFC &#8212; Angka 404 dalam dunia digital berarti error, halaman tidak ditemukan. Namun ketika angka itu melekat pada perilaku seorang jurnalis,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"babelfaktual\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-18T05:51:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"982\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1352\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin Babelfaktual\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin Babelfaktual\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin Babelfaktual\",\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/#\/schema\/person\/f3f114a22f681ad85015f446bd299ee1\"},\"headline\":\"Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan\",\"datePublished\":\"2025-12-18T05:51:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/\"},\"wordCount\":395,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg?fit=982%2C1352&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/\",\"url\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/\",\"name\":\"Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan - babelfaktual\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg?fit=982%2C1352&ssl=1\",\"datePublished\":\"2025-12-18T05:51:55+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg?fit=982%2C1352&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg?fit=982%2C1352&ssl=1\",\"width\":982,\"height\":1352},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/\",\"name\":\"babelfaktual\",\"description\":\"#babelfaktual\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/#organization\",\"name\":\"babelfaktual\",\"url\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Screenshot_20231218_173607_Canva-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Screenshot_20231218_173607_Canva-removebg-preview-1.png\",\"width\":653,\"height\":203,\"caption\":\"babelfaktual\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/#\/schema\/person\/f3f114a22f681ad85015f446bd299ee1\",\"name\":\"Admin Babelfaktual\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8fd76a3c721e5cea703fd16ada5ca05b81fa1a1cd273a0331248e8e44a6c5cc5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8fd76a3c721e5cea703fd16ada5ca05b81fa1a1cd273a0331248e8e44a6c5cc5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin Babelfaktual\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/babelfaktual.com\"],\"url\":\"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan - babelfaktual","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan - babelfaktual","og_description":"OPINI ,BFC &#8212; Angka 404 dalam dunia digital berarti error, halaman tidak ditemukan. Namun ketika angka itu melekat pada perilaku seorang jurnalis,","og_url":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/","og_site_name":"babelfaktual","article_published_time":"2025-12-18T05:51:55+00:00","og_image":[{"width":982,"height":1352,"url":"https:\/\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin Babelfaktual","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin Babelfaktual","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/"},"author":{"name":"Admin Babelfaktual","@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/#\/schema\/person\/f3f114a22f681ad85015f446bd299ee1"},"headline":"Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan","datePublished":"2025-12-18T05:51:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/"},"wordCount":395,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg?fit=982%2C1352&ssl=1","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/","url":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/","name":"Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan - babelfaktual","isPartOf":{"@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg?fit=982%2C1352&ssl=1","datePublished":"2025-12-18T05:51:55+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg?fit=982%2C1352&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg?fit=982%2C1352&ssl=1","width":982,"height":1352},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/2025\/12\/18\/jurnalis-404-ketika-etika-hilang-dan-pers-dijual-demi-cuan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/babelfaktual.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jurnalis 404: Ketika Etika Hilang dan Pers Dijual Demi Cuan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/#website","url":"https:\/\/babelfaktual.com\/","name":"babelfaktual","description":"#babelfaktual","publisher":{"@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/babelfaktual.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/#organization","name":"babelfaktual","url":"https:\/\/babelfaktual.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Screenshot_20231218_173607_Canva-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Screenshot_20231218_173607_Canva-removebg-preview-1.png","width":653,"height":203,"caption":"babelfaktual"},"image":{"@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/#\/schema\/person\/f3f114a22f681ad85015f446bd299ee1","name":"Admin Babelfaktual","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/babelfaktual.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8fd76a3c721e5cea703fd16ada5ca05b81fa1a1cd273a0331248e8e44a6c5cc5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8fd76a3c721e5cea703fd16ada5ca05b81fa1a1cd273a0331248e8e44a6c5cc5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin Babelfaktual"},"sameAs":["https:\/\/babelfaktual.com"],"url":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/babelfaktual.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251218-WA0069.jpg?fit=982%2C1352&ssl=1","jetpack-related-posts":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6232"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6232\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6235,"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6232\/revisions\/6235"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6232"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/babelfaktual.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=6232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}