BFC,PANGKAL PINANG — Kemana Bos Timah Ahon sekarang bersembunyi?
Hanya Ahon dan beking Ahon lah yang tahu. Buktinya sampai sekarang belum ada informasi tentang keberadaan Ahon, si Bos Timah asal Bakit Parittiga Jebus Kabupaten Bangka Barat.
Tim Kejaksaan Agung RI yang sempat menggeledah kediaman Ahon di perkebunan sawit miliknya di Bakit tidak menemukan Ahon.
Apakah Ahon sembunyi ataukah disembunyikan? Tidak ada yang tahu, tapi yang pasti Tim Kejagung tak mampu menahan Ahon.
Informasi yang dihimpun Tim Jurnalis Babel Bergerak (Jobber), Tim Kejagung datang ke rumah mewahnya di perkebunan sawit, Ahon menghilang entah kemana.
“Tapi infonya Kejagung telah menyita HP istri dan laptop di rumah Ahon,” ujar sumber Jobber yang minta identitasnya disembunyikan.
Menurut sumber Jobber ini, cerita Ahon menghilang saat rumahnya di datangi Tim Kejagung sudah menjadi perbincangan masyarakat Parittiga Jebus.
Bahkan menurut warga, Tim Kejagung tidak akan berani menangkap Ahon.
Pasalnya beberapa tahun lalu Ahon pernah sempat mau ditahan KPK, tetapi Ahon lolos.
“Kalo masyarakat Bakit lah yakin Ahon akan lepas. Soalnya dulu sempat mau ditahan KPK, tetap lolos. Dulu yang muat beritanya dari media indonesia,” tukas sumber ini.
Siapa orang kuat di belakang Ahon, sehingga dirinya tidak tersentuh hukum?
Menurut informasi yang dihimpun Tim Jobber, orang kuat dibelakang Ahon memiliki bintang 3 (***), di Jakarta.
“Informasinya orang bintang tiga tu masih koneksi paman Ahon di Jakarta. Lewat paman inilah Ahon bisa dekat dengan bintang tiga. Paman Ahon ini pengusaha tas merek terkenal juga,” ungkap sumber Jobber ini.
Berdasarkan informasi beberapa masyarakat ini, maka bisa disimpulkan bahwa Tim Kejagung bakal tidak berani mengusik Ahon.
Padahal jika berani, bisa jadi kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bisa dijadikan dasar untuk menjerat Bos Timah Ahon ini.
Tim Jobber berusaha mengkonfirmasi Ahon. Namun sejumlah nomor yang disebut- sebut punya Ahon, tidak bisa dihubungi.
“Kalian tidak akan bisa hubungi Ahon, dia pakai nomor luat negeri. Itupun sekali pakai,” tukas sumber ini.
CIC Desak Kejagung Tangkap Ahon
Sebelumnya diberitakan bahwa Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Commiittee (CIC) mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap para Bos Timah ilegal yang masih Berkeliaran dan dibacking oknum APH serta oknum Pejabat Babel.
CIC menilai terungkapnya kasus tata niaga Timah yang merugikan negara mencapai Rp 300 T bermula dari audit BPKP yang menurunkan TIM ke Babel.
“Sehingga terkuak kasus korupsi berjamaah dan beberapa orang terjerat hukum diantaranya, Helena Leem,M.Riza Pahlevi,Emil Emindra dan MB Gunawan,” ujar Ketua Umun CIC Raden Bambang.
Untuk itu CIC mendesak Kejagung segera tangkap para Bos Timah yang masih Berkeliaran.
Perlu diketahui, pemain tambang timah ilegal di Babel ada juga Oknum Legislatif daerah hingga pusat, oknum pejabat di Babel, omnum APH.
“Sekarang bernyalikah pihak Jaksa Agung mengadili mereka yang berlindung di balik baju seragam,serta pembacking Bos Timah ilegal,seperti Ahon, Athiam dan Agiat. Kami minta jangan masuk angin,” tegas Bambang. (red).






