Tragis Antrian Sembako Berujung Maut,Satu Warga Kampung Dalam Tewas Ditabrak Mobil

oleh

BFC, PANGKALPINANG — Antrean warga untuk mendapatkan sembako murah di sebuah klenteng di kawasan depan BTC Pangkalpinang berubah menjadi tragedi berdarah, Kamis sore sekitar pukul 15.15 WIB. Sebuah mobil Honda Brio yang dikemudikan seorang pria lanjut usia menabrak sepeda motor yang ditumpangi dua warga Kampung Dalam, Kelurahan Masjid Jamik.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang korban bernama Frend alias Iwan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara rekannya,

Adi—yang mengendarai sepeda motor—mengalami luka parah dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.
Peristiwa nahas itu terjadi tepat di depan Toko Mas Sudi, kawasan yang sore itu dipadati warga yang tengah mengantre pembagian sembako di klenteng dekat Bangka Trade Center (BTC).

Detik-detik Kecelakaan

Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi, sepeda motor yang ditumpangi Adi dan Iwan melintas di jalan depan toko emas tersebut ketika tiba-tiba sebuah mobil Honda Brio datang dan menghantam kendaraan mereka.
Benturan keras tak terhindarkan. Kedua korban terpental dari sepeda motor.
Iwan, yang duduk sebagai penumpang, mengalami luka sangat serius dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara Adi mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Korban yang dibonceng meninggal di tempat. Yang bawa motor kondisinya parah,” ujar seorang saksi yang berada di lokasi saat kejadian.

Sopir Berusia 82 Tahun

Mobil yang menabrak sepeda motor tersebut diketahui dikemudikan seorang pria bernama Asok, yang menurut informasi warga berusia sekitar 82 tahun. Ia disebut-sebut baru menjadi mualaf dan tinggal di wilayah Pangkalpinang.

Faktor usia pengemudi lanjut ini langsung memicu pertanyaan dari warga sekitar mengenai kondisi kesehatan serta kemampuan mengemudi yang bersangkutan.

Beberapa warga yang menyaksikan kejadian menilai kendaraan yang dikemudikan lansia tersebut melaju tidak terkendali sebelum akhirnya menghantam sepeda motor korban.
Polisi Turun Tangan

Kasus kecelakaan maut ini kini ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Pangkalpinang. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Penyidik juga akan mendalami berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk kondisi pengemudi, kecepatan kendaraan, serta situasi lalu lintas di sekitar lokasi saat kejadian.

Selain itu, polisi juga akan memeriksa kelengkapan dokumen berkendara serta kondisi kesehatan pengemudi mobil.
Jalan Padat dan Antrean Warga
Lokasi kecelakaan diketahui berada di salah satu titik yang cukup padat di Pangkalpinang, terutama saat ada kegiatan sosial seperti pembagian sembako.

Pada saat kejadian, arus lalu lintas di sekitar kawasan klenteng depan BTC dilaporkan ramai karena banyak warga yang datang untuk mengantre bantuan sembako.
Kepadatan ini diduga ikut memengaruhi situasi lalu lintas sebelum kecelakaan terjadi.

Duka di Kampung Dalam
Kabar meninggalnya Iwan langsung menyebar ke kawasan Kampung Dalam, Kelurahan Masjid Jamik. Warga setempat mengenal korban sebagai sosok yang cukup akrab di lingkungan mereka.

Sementara itu, keluarga Adi masih menunggu perkembangan kondisi korban yang hingga kini masih menjalani perawatan akibat luka serius.

Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa di Kota Pangkalpinang.

Polisi memastikan penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan secara pasti penyebab kecelakaan serta menentukan apakah terdapat unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.