BFC, PANGKALPINANG — Deretan senyum dan kepalan tangan para atlet muda memenuhi lapangan GOR BMNL, Sabtu malam (11/4/2026). Di tengah suasana yang masih hangat oleh euforia kemenangan, satu per satu trofi diangkat tinggi, menjadi penanda berakhirnya Perbasi Cup Pangkalpinang 2026.
Penutupan ajang ini dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna. Ia hadir bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Juhaini serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Yansyah.
Momen penyerahan trofi menjadi sorotan. Bukan hanya simbol kemenangan, tetapi juga representasi dari perjalanan panjang para atlet—latihan yang tak kenal lelah, kekompakan tim, hingga mental bertanding yang diuji di setiap pertandingan.
Dalam sambutannya, Dessy menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat. Ia menilai turnamen ini menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk berkembang, tidak hanya secara teknis, tetapi juga karakter.
“Ajang seperti ini sangat penting untuk membangun semangat sportivitas dan melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan kepada para peserta yang belum meraih juara agar tidak berhenti berusaha. Menurutnya, setiap pertandingan adalah proses menuju pencapaian yang lebih besar.
“Terus berlatih dan jangan mudah menyerah. Kesempatan masih terbuka di masa depan,” katanya.
Perbasi Cup 2026 sendiri menghadirkan persaingan yang cukup ketat di berbagai kategori. Sejumlah klub menunjukkan konsistensi dengan menembus posisi juara di kelompok usia berbeda.
Pada kategori KU-15 Putri, GMBC keluar sebagai juara pertama, disusul Strom dan BMXL. Sementara di KU-15 Putra, Patriot berhasil menjadi yang terbaik, diikuti Strom dan GMBC.
Di kategori KU-20 Putri, Patriot kembali menunjukkan performa dominan dengan meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati JBC, sementara Strom berada di peringkat ketiga. Untuk KU-20 Putra, Strom tampil sebagai juara, disusul BMXL dan JBC.
Sementara itu, pada kategori Senior Putra, Buana Sport sukses mengamankan posisi puncak, diikuti JBC di posisi kedua dan BMXL di peringkat ketiga.
Tak hanya tim, penghargaan juga diberikan kepada pemain terbaik atau Most Valuable Player (MPV) di setiap kategori. Syarifah (KU-15 Putri), Joan (KU-15 Putra), Vixa (KU-20 Putri), Gio (KU-20 Putra), dan Albert (Senior) dinilai tampil paling menonjol sepanjang turnamen.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kontribusi individu tetap menjadi bagian penting dalam permainan tim.
Lebih dari sekadar kompetisi, Perbasi Cup Pangkalpinang 2026 meninggalkan pesan kuat tentang pentingnya pembinaan berkelanjutan. Dari lapangan ini, bibit-bibit atlet muda mulai terlihat—mereka yang suatu hari nanti berpotensi membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Saat acara ditutup dan para peserta berfoto bersama, suasana kebersamaan terasa kental. Trofi mungkin telah dibagikan, tetapi semangat dan mimpi yang tumbuh dari turnamen ini akan terus berlanjut, jauh melampaui peluit akhir.








