BFC, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin, Ph.D., menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (PORPI) Kota Pangkalpinang periode 2026–2029 di Gedung Betason, RSUD Depati Hamzah, Sabtu (11/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, serta Direktur RSUD Depati Hamzah.
Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya langkah baru dalam pengembangan olahraga rekreasi berbasis kesehatan di Kota Pangkalpinang. Namun, di balik seremoni yang berlangsung khidmat, tantangan nyata telah menanti di lapangan.
Ketua DPC PORPI Kota Pangkalpinang, Dr. Hamdan, S.Pd., M.M., menyatakan telah menyiapkan sejumlah program, mulai dari pelatihan rutin pernapasan hingga rencana kolaborasi lintas sektor.
“Program ini kami arahkan untuk memperluas manfaat olahraga pernapasan di tengah masyarakat serta mendorong pola hidup sehat,” ujarnya.
Meski demikian, tantangan implementasi di lapangan tidak bisa diabaikan. Sejumlah organisasi olahraga rekreasi kerap menghadapi persoalan klasik, seperti rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan anggaran, hingga belum optimalnya dukungan lintas sektor.
Kondisi ini menjadi ujian bagi kepengurusan yang baru dilantik untuk menjaga konsistensi program agar tidak berhenti pada tahap perencanaan semata.
Di sisi lain, kehadiran pemerintah daerah dalam pelantikan menjadi sinyal positif. Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin, Ph.D., menekankan pentingnya menjaga kesehatan jantung dan paru-paru sebagai bagian dari kualitas hidup masyarakat.
“Menjaga kesehatan bukan hanya soal fisik, tetapi juga berkaitan dengan keseimbangan tubuh secara keseluruhan,” ujarnya.
Namun pada akhirnya, keberhasilan tetap ditentukan oleh konsistensi, kolaborasi, dan keberlanjutan program yang dijalankan. Tanpa itu, pelantikan berisiko hanya menjadi seremoni—tanpa dampak nyata bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut membuka ruang kolaborasi antara organisasi dan pemerintah daerah dalam mendorong gaya hidup sehat di masyarakat.
Jika sinergi ini dapat dijaga, PORPI Pangkalpinang berpeluang menjadi salah satu motor penggerak olahraga berbasis kesehatan di daerah.(red).








