BFC, PANGKAL PINANG – Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Rudi Hadi berjanji akan segera menindaklanjuti informasi mengenai adanya aktivitas penambangan timah ilegal di Perairan Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang.
“Kalau memang mereka menambang diluar iup PT. Timah kami akan tertibkan,” tulis Kombes Pol Rudi Hadi saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (13/05/26) malam.

Sementara, Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin yang disebut turut andil berada di belakang layar salah satu perusahaan nakal mitra PT. Timah yang melakukan penambangan ilegal di Perairan Pantai Pasir Padi, enggan memberikan tanggapan alias bungkam saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat WhatsApp.
Kepala Unit ABS PT Timah, Nopi Korirozi dengan ragu menyatakan bahwa PT Timah belum dapat memastikan apakah aktivitas penambang tersebut berada di dalam IUP atau di luar IUP.
“Memang terlihat di Pantai Pasir Padi, tapi kami belum bisa memastikan di IUP atau di luar IUP. Kami harus cek dulu,” ujar Nopi dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhastApp.
Diberitakan sebelumnya, perairan Pantai Pasir Padi dihajar penambang timah ilegal, Rabu (13/6/2026). Ironisnya, ratusan ponton yang melakukan penambangan timah ilegal itu disebut adalah perusahaan nakal mitra dari PT Timah. Mirisnya lagi, tak satu pun institusi penegak hukum di Babel baik itu Kepolisian maupun Kejaksaan mampu menindak tegas perusahaan nakal mitra PT Timah yang nekat menambang secara ilegal di Perairan Pantai Pasir Padi.
Informasi yang berhasil dihimpun babelterkini.com menyebutkan bahwa perusahaan nakal mitra PT Timah yang melakukan penambangan timah ilegal di perairan Pantai Pasir mendapat restu dari oknum petinggi di PT Timah.
“Perusahaan dari mitra PT Timah yang menambang, itu orang nya oknum petinggi di PT Timah dan mendapat restu juga dari oknum petinggi itu menambang luar IUP di perairan Pantai Pasir Padi,” ujar sumber tertutup yang meminta identitasnya untuk dirahasiakan ini, Rabu (13/6/2026).
“Batas IUP Sampur tarik lurus Pasir Padi Waterpark, lewat disitu dipastikan sudah diluar IUP PT Timah,” ucapnya.
Dir Ops PT Timah, Handy menyatakan pihaknya tidak melakukan penambangan di perairan Pantai Pasir Padi melainkan di Laut Sampur.
“Kita gak ada penambangan di Pasir Padi yang ada di Laut Sampur yang memang terlihat dekat dari Pasir Padi,” kata Handy melalui pesan WhatsApp.
Terkait dengan penambangan timah ilegal di perairan Pantai Pasir Padi yang disebut melibatkan perusahaan nakal mitra PT Timah, Kajati Bangka Belitung Riono Budisantoso dalam upaya konfirmasi.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak-pihak terkait lainnya dalam upaya konfirmasi. (red)







