BFC, PANGKALPINANG-Tak kapok pernah tersandung kasus korupsi tata niaga pertimahan di Kejagung. Smelter PT Bangka Tin Industri (BTI) dikabarkan akan melakukan ekspor besar-besaran ribuan ton tin slag ke negara Laos.
Terpantau media ini sejak beberapa hari sejumlah dump truck bermuatan tin slag dari Smelter BTI menuju ke gudang milik Akin biru yang disewakan oleh PT BBBS BUMD di samping pintu gerbang Pantai Pasir Padi.
” Kalau 2 hari lalu ramai bang dump truck keluar masuk bawa Tin Slag. Tapi sejak viral diberitakan hari ini sepi tidak ada aktifitas. Sedangkan gudang itu milik Akin Biru.Lwut, ” kata warga sekitar di Pasir Padi,” Kamis (9/7/2026).
Diketahui Smelter PT BTI tersandung korupsi di Kejagung dalam tata kelola pertimahan dengan sejumlah smelter lain di tahun 2015-2022.
” Menurut info ada dugaan jual beli Tin Slag yang akan dikirim ke negara Laos. Disana ada keterlibatan anak pejabat tinggi di pemerintahan Babel yang ikut andil dalam bisnis gelap mendatangkan investor luar negeri. Kita sama tahu bapaknya yang berkuasa jadi aktifitas ilegal tersebut seperti didiamkan saja oleh aparat penegak hukum (APH),” kata sumber tertutup kedua,.
Sementara itu, Mario, salah satu pengurus Smelter BTI dikonfirmasi belum menjawab.
Hingga berita ini ditayangkan, Dirkrimsus Polda Babel dan Satgas Tricakti yang katanya akan menangani setiap ada penyimpangan hasil bumi masih dalam upaya konfirmasi. (red).







