Satlap Tricakti Sebut Pengiriman Timah Ilegal ke Jakarta Berhasil Digagalkan

oleh

BFC , PANGKALPINANG – Informasi terkait dugaan lolosnya pengiriman pasir/bijih timah dan balok timah (BL) menuju Jakarta melalui Pelabuhan Pangkal Balam mendapat sanggahan dari salah seorang anggota Satuan Lapangan (Satlap) Tricakti yang bertugas di Pulau Bangka.

Kepada Redaksi anggotanya Satlap tersebut menyatakan bahwa informasi yang menyebut muatan timah berhasil diberangkatkan ke Jakarta tidak benar. Menurutnya, barang yang berisi pasir/bijih timah tersebut telah diamankan sebelum sempat diberangkatkan.

“Barangnya sudah amankan di Pelabuhan Pangkal Balam sebelum berangkat,” ujar salah satu anggota Satlap Tricakti, Selasa (28/7/2026) malam.

Ia menjelaskan, muatan tersebut sebelumnya diangkut menggunakan dua unit truk ekspedisi BJE Ahad dan rencananya akan diberangkatkan menuju Jakarta menggunakan KM Salvia.

Namun, sebelum kendaraan memasuki kapal, tim Satlap Tricakti melakukan tindakan pengamanan terhadap kedua truk beserta muatannya.

“Rencananya memang akan dikirim ke Jakarta menggunakan KM Salvia, tetapi sudah kami amankan di Pelabuhan Pangkal Balam,” katanya.

Ia juga membantah informasi yang menyebut terdapat balok timah (BL) dalam muatan tersebut.

Menurutnya, saat dilakukan pemeriksaan dan pengamanan, tidak ditemukan balok timah, melainkan hanya muatan yang diduga berupa pasir atau bijih timah.

“Saat kami amankan tidak ada balok timah. Yang ada hanya pasir atau bijih timah,” tukasnya.

Setelah diamankan, lanjutnya, seluruh barang tersebut kemudian dibawa ke Gudang Besar Timah (GBT) Cambai untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.

“Barangnya sekarang berada di GBT Cambai. Beratnya diperkirakan sekitar 16 ton,” ungkapnya.

Meski demikian, hingga kini belum diketahui secara pasti siapa pemilik pasir atau bijih timah ilegal tersebut. Begitu pula asal-usul barang maupun status legalitas dokumen pengangkutannya masih dalam proses penelusuran oleh pihak terkait.

Keterangan dari salah satu anggota Satlap Tricakti ini menjadi informasi yang sebelumnya beredar mengenai dugaan lolosnya pengiriman pasir/bijih timah dan balok timah ke Jakarta. Berdasarkan penjelasan tersebut, muatan timah ilegal berhasil diamankan sebelum diberangkatkan dan tidak terdapat balok timah sebagaimana informasi awal yang beredar.

Meski muatan yang diduga berupa sekitar 16 ton pasir atau bijih timah telah diamankan dan dibawa ke Gudang Besar Timah (GBT) Jambe, berdasarkan informasi yang dihimpun, dua unit truk ekspedisi BJE Ahad dikabarkan tetap melanjutkan perjalanan menuju Jakarta menggunakan KM Salvia.

Belum diketahui secara pasti apakah kedua kendaraan tersebut berangkat dalam kondisi kosong atau masih membawa muatan lainnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pimpinan Satlap Tricakti maupun aparat penegak hukum terkait kronologi pengamanan, identitas pemilik barang, hasil pemeriksaan terhadap muatan, serta tindak lanjut penanganan perkara tersebut. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.