Aksi Almaster di DPRD Babel Berujung Pengakuan Nambang Ilegal

oleh

BFC, ‎PANGKALPINANG – Aksi demo di Gedung DPRD Provinsi Bangka Belitung oleh massa yang menyebut diri mereka sebagai Almaster (aliansi masyarakat terdzolimi), berujung pada pengakuan melakukan aktivitas tambang ilegal, Kamis (10/9/26).

‎Salah satu Dewan Pendiri Almaster, Nasir menyebut jika keterlibatannya dalam aktivitas tambang timah ilegal, akibat regulasi yang tak kunjung disahkan oleh DPRD Provinsi Babel sejak tahun 2021.

‎”Soal berita yang mengatakan saya menambang ilegal, memang benar saya menambang ilegal, karena kalian para wakil rakyat tidak memberikan regulasi yang sah kepada saya. WPR sudah diajukan, tapi kenapa sampai sekarang tidak ada,” ujar Nasir dalam orasinya.

‎Dirinya bahkan melontarkan kalimat kasar, karena masuk kedalam kategori Desil 10 (sangat kaya) oleh BPS (Badan Pusat Statistik).

‎”Saya masuk desil 10, taijalat (kalimat kasar-red) desil 10. Emangnya saya orang kaya,” lanjutnya.

‎Tak hanya itu, terdapat persoalan lain yang ikut disampaikan oleh Almaster. Salah satunya meminta kepada Satlap Tricakti untuk tidak menangkap dan menggrebek gudang milik pengusaha timah, meskipun terbukti menyimpan timah secara ilegal.

‎”Kami mendapat laporan dari salah satu pengusaha timah yang dimasuki gudangnya oleh Satgas (Satlap Tricakti-red) dan dituduh menyimpan timah ilegal. Hal ini seharusnya tidak terjadi, karena ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Satgas,” ujar Zen, Ketua Almaster Babel.

‎Kendati demikian, Zen juga mengatakan akan terus mendukung gerakan Satlap Tricakti, apabila sesuai dengan aturan yang berlaku.

‎”Kami bukan musuh Satgas, kami dukung semua yang dilakukan oleh Satgas jika sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur),” pungkasnya.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.