DPRD Babel Sahkan APBD Perubahan 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

oleh

BFC, – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna di Ruang Paripurna DPRD Babel, Senin (21/9/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya dan dihadiri 32 dari 45 anggota dewan. Jumlah tersebut memenuhi kuorum pengambilan keputusan.

Didit mengatakan, Raperda Perubahan APBD 2026 telah melalui pembahasan komisi bersama mitra kerja serta Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Rancangan Peraturan Daerah telah dibahas secara seksama dan mendalam, dimulai dari tingkat komisi-komisi bersama mitra, kemudian dilanjutkan dengan rapat Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” kata Didit.

Usai rapat, Didit menegaskan dukungan DPRD terhadap pengalokasian anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan.
Menurutnya, kedua sektor tersebut merupakan hak dasar masyarakat.
“Ya, ini memang harus kita dukung.
Pendidikan, kesehatan harus kita dukung. Itu kan merupakan visi dan misi Bapak Gubernur dan selaras dengan visi dan misi Bapak Presiden,” ujarnya.

Didit juga berharap sisa dana yang menjadi hak Pemprov Babel segera dicairkan untuk mendukung pembangunan pendidikan dan kesehatan.

“Kita doakan mudah-mudahan sisanya cair sehingga bisa membangun kembali kualitas kesehatan dan pendidikan Bangka Belitung,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Babel Hidayat Arsani menyebut Perubahan APBD 2026 tetap diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, meskipun anggaran mengalami penurunan.

“Memang agak turun sedikit, tapi dengan uang itu saya rasa cukuplah kalau kita transparan. Karena uang itu judulnya dari rakyat untuk rakyat,” kata Hidayat.

Ia menegaskan pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Ya, pendidikan dan kesehatan dulu. Sehat dan pendidikan dulu. Yang lain bisa kita imbang-imbangkan,” ujarnya.

Terkait Dana Bagi Hasil (DBH), Hidayat berharap pemerintah pusat segera merealisasikan pencairannya.

“Kalau DBH dibayarkan kan lebih enak. Sekarang kan kita sudah di akhir tahun seperti ini,” katanya.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.