Buyung Basel Tetap Aman dengan Bisnis Gelap Timah Ilegalnya

oleh

BFC, PANGKALPINANG – Bisnis gelap pasir timah ilegal bos timah ternama asal Bangka Selatan (Basel), Buyung Basel hingga kini tak tersentuh hukum.

Kendati, tangkapan dari penegak hukum di Belitung belum lama ini mencuat nama Buyung Basel. Namun Buyung Basel tetap tak aman tanpa tersentuh hukum bahkan ada yang bilang kalau bisnis gelap pasir timah ilegal Buyung Basel di Belitung ada yang membekingi.

“Buyung Basel sering bermasalah di Belitung. Bisa jadi tangkapan kemarin itu,” ujar sumber tertutup yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Orang-orang Buyung Basel ada di Belitung, ada Acing, Amin, teguh dan Ari yang sering jalan pompong. Tukang pikul pasir timah pun di bawa dari Bangka,” ucapnya.

Diungkapkannya bahwa bisnis gelap pasir timah ilegal Buyung Basel di Belitung sudah terkondisi. Mulai dari oknum wartawan hingga oknum Penegak Hukum.

“Kalau dari Belitung justru aman. Justru yang di Bangka yang masih belum aman. Di Belitung sudah dikondisikan semua oleh Buyung Basel,” tukasnya.

Sementara itu, sumber kedua yang merupakan kolektor timab menyebut Buyung Basel yang kini mengatur keluar masuk timah dari Pulau Belitung ke Pulau Bangka.

” Bukan hanya keluar dari Belitung ke Bangka. Buyung Basel juga kerap melakukan penyelundupan pasir timah ke Malyasia dan Jakarta. Saya pernah berbisnis dengan Buyung tapi rugi kena tipu. Nama saya mencuat kemana-mana. Benar-benar kapok saya berbisnis timah dengan Buyung,” kata sumber kolektor yang minta namanya jangan disebabkan saat dibincangi di Tanjungpandan beberapa waktu lalu.

Dikatakan kolektor ini, Buyung Basel sebenarnya tak punya modal, hanya modal bos bos besae yang dimainkannya.

” Modal bos bos besar semua yang dimainkannya. Dia hanya atur koordinasi ke sejumlah oknum aparat dan oknum wartawan. Tunggu saja Buyung Basel akan kena batunya jika sampai Kejagung tahu akan meledak semuanya,” ungkapnya.

Terkait dengan hal ini, Buyung Basel dan pihak terkait lainnya dalam upaya konfirmasi.

Untuk diketahui, kasus dugaan penyelundupan 8,85 ton pasir timah ilegal ke Malaysia yang diungkap jajaran TNI AL di pesisir Pantai Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung pada Rabu (7/10/2026) lalu masih menyisakan tanda tanya. Hingga kini, belum ada kejelasan pasti mengenai perkembangan serta status hukum kasus tersebut, sementara nama Buyung Basel dan Elyadi mencuat di kasus tersebut. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.